Gaung Media Daerah Perkokoh Karakter Bangsa, Anggota DPD RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Pramuka Kota Malang

Perkokoh Karakter Bangsa, Anggota DPD RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Pramuka Kota Malang

Malang (Gaungmedia.id) – Rasa nasionalisme dan semangat kebangsaan berkobar di Aula PUSDIKLATCAB WITARAGA, Kwartir Cabang Kota Malang, pada Rabu (11/3/2026).

Anggota DPD RI Perwakilan Jawa Timur, Ibu Kondang Kusumaning Ayu, S.Psi., menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang secara khusus menyasar para pengurus Gerakan Pramuka di lingkungan Kwartir Cabang (Kota) dan Kwartir Ranting (Kecamatan) se-Kota Malang.

Mengusung tema utama “Sosialisasi Empat Pilar” dengan sub tema “Peran PRAMUKA sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat wawasan kebangsaan bagi Anak Bangsa dan Generasi Muda Indonesia” , acara ini menghadirkan narasumber Bapak Ginajar Yoni Wardoyo, ST., MT. yang sekaligus sebagai ketua Kwarcab Kota Malang.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para pembina dan pengurus yang merupakan ujung tombak pendidikan karakter di gugus depan.Apresiasi dan Simbol Kesiapan Membela Tanah Air.

Dalam sambutannya, Kondang Kusumaning Ayu menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para pengurus Pramuka. Menurutnya, Gerakan Pramuka adalah salah satu pilar utama dalam pembentukan karakter bangsa yang sejalan dengan tujuan Empat Pilar Kebangsaan, bahkan disebutnya sebagai laboratorium nyata demokrasi dan persatuan.

“Seragam Pramuka yang kita kenakan ini bukan sekadar pakaian. Itu adalah simbol kesiapan kita untuk membela tanah air. Nilai-nilai dalam Empat Pilar adalah ‘bahan bakar’ bagi semangat kepramukaan kita,” tegas Ibu Kondang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dengan pemahaman yang benar tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, Gerakan Pramuka akan menjadi gerakan keterampilan yang berjiwa kebangsaan.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menggaungkan nilai-nilai ini dalam setiap kegiatan, mulai dari latihan rutin hingga bakti masyarakat.

“Mari kita jadikan gerakan Pramuka di Malang, kota yang merupakan miniatur Indonesia ini, sebagai contoh bagaimana para anggotanya bisa rukun dan bersatu meski datang dari latar belakang yang berbeda,” ajaknya.

Pramuka adalah “Pabrik” Pemimpin Berkarakter Pancasila Memasuki sesi inti, narasumber Bapak Ginanjar Yoni Wardoyo, ST., MT., memaparkan secara mendalam makna dari Empat Pilar MPR RI: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia secara spesifik menyoroti peran krusial Pramuka dalam menerapkan nilai-nilai tersebut di tengah berbagai ancaman disintegrasi bangsa, seperti ujaran kebencian berbasis SARA dan fenomena penyimpangan nilai luhur di kalangan generasi muda.

“Mengapa sosialisasi ini kita khususkan untuk Pramuka? Karena Gerakan Pramuka adalah satu-satunya organisasi kepanduan yang lahir dari bumi Indonesia, dan memiliki watak Pancasila. Kalian adalah ujung tombak pendidikan karakter,” tegas Bapak Ginanjar.

Ia mengibaratkan para pengurus kwartir sebagai “pabrik” pemimpin yang harus memastikan proses kaderisasi berjalan benar.

Di era yang penuh gejolak ini, ia menjabarkan sifat kepemimpinan yang dibutuhkan harus berakar pada nilai Pancasila, yaitu pemimpin yang Religius (Sila 1), Humanis (Sila 2), Nasionalis (Sila 3), Demokratis (Sila 4), dan Berkeadilan Sosial (Sila 5). “Pemimpin yang tidak korup, mau mendengar aspirasi anggota, dan mengutamakan kesejahteraan anak buah adalah cerminan dari nilai-nilai luhur bangsa,” imbuhnya.

Tak lupa, ia juga menyampaikan pesan dari BNNP Jawa Timur mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda sebagai ancaman nyata bagi masa depan bangsa.Di akhir materinya, Bapak Ginanjar menekankan,

“Pramuka adalah kader bangsa. Pramuka juga simbol bahwa kita siap membela tanah air. Era digital boleh berubah, algoritma boleh berganti, tapi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus tetap kokoh di hati setiap anggota Pramuka”. Tegasnya.

Antusiasme Peserta dan Harapan Ke DepanSesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif. Seluruh pengurus Kwartir Cabang dan Ranting menyambut positif kegiatan ini.

Mereka mengapresiasi langkah Ibu Kondang Kusumaning Ayu sebagai anggota DPD RI yang berkenan mengadakan sosialisasi, yang menurut mereka baru pertama kali ini diadakan secara khusus.

Beberapa poin penting mengemuka dari para peserta, Nur (Pengurus Kwartir Cabang) menyoroti perlunya dukungan pemerintah yang lebih baik, termasuk dari sisi anggaran, mengingat tugas membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan adalah tugas penting dan berat.

Haryono (Kwartir Ranting Kedung Kandang) menekankan perlunya upaya yang lebih massif untuk “membumikan Pancasila” dengan menjadikan setiap insan Pramuka sebagai teladan dalam mengimplementasikan Empat Pilar.

Romi menyoroti potensi besar 53 juta anggota Pramuka di Indonesia sebagai kekuatan pembela NKRI. Ia mengajak semua pihak untuk memandang Pramuka bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan wadah pembinaan karakter Pancasila.

Momen haru sekaligus membanggakan tercipta saat salah satu peserta dari anak berkebutuhan khusus, ananda Putri, menyumbangkan suara emasnya.

Ia membawakan lagu “Tanah Airku” dan “Merah Putih” dengan penuh penghayatan, menggugah semangat kebangsaan seluruh hadirin.

Acara yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri ini ditutup dengan doa. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bukti nyata sinergi antara wakil rakyat dan gerakan kepanduan dalam memperkokoh fondasi bangsa, memastikan nilai-nilai luhur Pancasila terus berkobar di hati generasi muda Indonesia, khususnya di Kota Malang. (Tim)

1 Likes

Author: gaungmedia.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *