Bali (Gaungmedia.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus memperkuat sinergi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam kegiatan Media Gathering Tahun 2026 bertema “Sinergi Membangun Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Berdaya” yang digelar di Bali pada 11–12 Juni 2026. Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat, termasuk akses pembiayaan, layanan keuangan yang inklusif, dan kolaborasi lintas sektor.
Ismirani menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada insan media yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat kepada masyarakat. Ia menyampaikan penghargaan atas dukungan media dalam membantu OJK menyosialisasikan berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan, pelindungan konsumen, serta upaya menjaga stabilitas sektor jasa keuangan.
Menurutnya, hubungan antara OJK dan media tidak hanya bersifat kelembagaan, tetapi merupakan kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan, keterbukaan, dan tujuan bersama untuk menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, yang mengapresiasi penyelenggaraan media gathering sebagai sarana memperkuat kolaborasi antara OJK dan media dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung ekonomi kreatif. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, memaparkan strategi kebangkitan sektor pariwisata Bali pascapandemi COVID-19 serta pentingnya kolaborasi berbagai sektor ekonomi untuk memperkuat pertumbuhan pariwisata.
Sementara itu, Asisten Direktur Madya PEPK OJK Provinsi Bali, I Gusti Bagus Adi Wijaya, menjelaskan peran strategis sektor jasa keuangan dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemaparan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, sektor jasa keuangan, dan media dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Selain diskusi dan pemaparan materi, peserta juga mengikuti kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Bali sebagai sarana pembelajaran mengenai praktik pengembangan pariwisata berbasis kolaborasi yang telah berhasil diterapkan di daerah tersebut.
Melalui kegiatan ini, OJK Kediri berharap berbagai pembelajaran yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah kerjanya, khususnya melalui penguatan akses keuangan, pengembangan ekosistem usaha, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan.
OJK Kediri juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dengan media dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)
